Yogyakarta, 19 Agustus 2026
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, memperkokoh semangat kebangsaan, serta meningkatkan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pesan tersebut disampaikan melalui amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian yang dibacakan oleh Pembina Upacara, Kepala Balai Besar Pengembangan Kopetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri III, M. Weli Septiya Putra pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemendagri.
Dalam amanatnya, Mendagri menyampaikan bahwa perjalanan panjang Kemendagri merupakan bagian dari perjalanan Republik Indonesia. Sebagai salah satu kementerian yang berdiri bersamaan dengan lahirnya bangsa Indonesia, Kemendagri memiliki peran penting sebagai poros jalannya pemerintahan dan politik dalam negeri. Selama perjalanan kelembagaannya, Kemendagri telah mengalami perkembangan dan transformasi, termasuk pergantian kepemimpinan sebanyak 40 kali.
“Usia 81 tahun bukanlah sekadar angka, melainkan cerminan panjangnya pengalaman, pembelajaran, dan pengabdian yang harus menjadi modal untuk menghadapi masa depan,” demikian disampaikan dalam amanat Mendagri.
Mendagri juga menyoroti gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 dan diikuti ribuan gempa susulan. Bencana tersebut menimbulkan korban jiwa, korban luka, serta kerusakan infrastruktur. Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah pusat bergerak bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk memberikan bantuan, penanganan, dan pemulihan bagi masyarakat terdampak.
“Kita tidak boleh berhenti pada penanganan darurat, tetapi harus memastikan proses pemulihan berjalan baik, kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat kembali pulih, pelayanan dasar kembali berjalan,” demikian disampaikan dalam amanat tersebut.
Dalam amanatnya, Mendagri menitipkan empat pesan kepada jajaran Kemendagri, yakni menjadikan pengalaman sebagai bekal untuk terus belajar, memperkuat persatuan dan ketahanan nasional, mendukung program kerja prioritas nasional, serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif.
Jajaran Kemendagri juga diminta menjadi penggerak utama dalam mendukung delapan klaster program kerja prioritas nasional, meliputi kedaulatan pangan; kemandirian energi dan air; pendidikan; kesehatan; hilirisasi dan industrialisasi; infrastruktur, perumahan, dan ketahanan bencana; ekonomi kerakyatan dan desa; serta penurunan kemiskinan. Kemendagri berperan strategis dalam mengawal implementasi program tersebut di daerah agar berjalan sinergis dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain itu, birokrasi didorong menjadi penggerak pembangunan yang hadir secara nyata melalui tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Momentum HUT ke-81 Kemendagri diharapkan menjadi titik tolak untuk meningkatkan kualitas pelayanan, kapasitas aparatur, serta komitmen dalam melayani masyarakat.
Peringatan HUT ke-81 Kemendagri menjadi momentum untuk menyatukan visi, misi, dan sinergi seluruh jajaran dalam memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara. Semangat tersebut diwujudkan dengan terus memberikan dedikasi terbaik untuk membangun Indonesia yang maju, bermartabat, adil, dan makmur.
Tim Media dan Publikasi
BBPK Jogja
Website : bbpkgjogja.kemendagri.go.id
IG : @bbpkjogja
Youtube : BBPK Jogja Official
Galeri Gambar




